Apakah ku bermimpi
Sahabat tak seindahmu
Bibir ini bertasbih karenamu
Canda guramu menemani diriku
Nasihatmu menghangatkan hatiku
Suara gadumu pun mewarnai hariku
Dikala ku meredup kau disini
Dikala ku bersinar kau pun disini
Sungguh tak terlupakan
Sungguh tak terabaikan
Dengan nasihatmu menenangkanku
Berbagi tawa itulah kita
Kamis, 03 Januari 2013
Masa Lalumu (SONG)
Pertama kali kulihat dirimu
Tampaknya kamu terindah di dunia ini
Kamulah yang terbaik untuk diri ku
Tak ku sangka kau suka padaku
Merajut kisah kasih asmara denganmu
Semakin lama ku semakin nyaman
Tak ku sangka kau masih bisa merasakan
dengan cinta nya yang dulu ada
Reff
Hati ini bimbang
Bagai semut tak berkawan
Harus kah ku merelakan dirimu untuknya
Namun ku tak bisa membiarkanmu
Terjatuh dalam buai masa lalu mu
Ku tak kuasa menahan dirimu
Ku tak sanggup melihatmu dengan dirinya
Hati ini bimbang
Bagai semut tak berkawan
Harus kah ku merelakan dirimu untuknya
Namun ku tak bisa membiarkanmu
Terjatuh dalam buai masa lalu mu
Ku tak kuasa menahan dirimu
Ku tak sanggup melihatmu dengan dirinya
Tampaknya kamu terindah di dunia ini
Kamulah yang terbaik untuk diri ku
Tak ku sangka kau suka padaku
Merajut kisah kasih asmara denganmu
Semakin lama ku semakin nyaman
Tak ku sangka kau masih bisa merasakan
dengan cinta nya yang dulu ada
Reff
Hati ini bimbang
Bagai semut tak berkawan
Harus kah ku merelakan dirimu untuknya
Namun ku tak bisa membiarkanmu
Terjatuh dalam buai masa lalu mu
Ku tak kuasa menahan dirimu
Ku tak sanggup melihatmu dengan dirinya
Hati ini bimbang
Bagai semut tak berkawan
Harus kah ku merelakan dirimu untuknya
Namun ku tak bisa membiarkanmu
Terjatuh dalam buai masa lalu mu
Ku tak kuasa menahan dirimu
Ku tak sanggup melihatmu dengan dirinya
Minggu, 21 Oktober 2012
Imam
Ibnul Qayyim berkata, “Sesungguhnya bentuk-bentuk kebahagiaan
(keindahan) yang diprioritaskan oleh jiwa manusia ada tiga (macam):
1- Kebahagiaan (keindahan) di luar zat (diri) manusia, bahkan keindahan ini merupakan pinjaman dari selain dirinya, yang akan hilang dengan dikembalikannya pinjaman tersebut. Inilah kebahagiaan (keindahan) dengan harta dan kedudukan (jabatan duniawi).
Keindahan seperti ini adalah seperti keindahan seseorang dengan pakaian (indah) dan perhiasannya, tapi ketika pandanganmu melewati penutup dirinya tersebut maka ternyata tidak ada satu keindahanpun yang tersisa pada dirinya!
Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa ada seorang ulama yang menumpang sebuah kapal laut bersama para saudagar kaya, kemudian kapal tersebut pecah (dan tenggelam bersama seluruh barang-barang muatan). Maka para saudagar tersebut serta merta menjadi orang-orang yang hina dan rendah (karena harta mereka tenggelam di laut) padahal sebelumnya mereka merasa mulia (bangga) dengan kekayaan mereka. Sedangkan ulama tersebut sesampainya di negeri tujuan beliau dimuliakan dengan berbagai macam hadiah dan penghormatan (karena ilmu yang dimilikinya). Ketika para saudagar yang telah menjadi miskin itu ingin kembali ke negeri mereka, mereka bertanya kepada ulama tersebut: Apakah anda ingin menitip pesan atau surat untuk kaum kerabat anda? Maka ulama itu menjawab: “Iya, sampaikanlah kepada mereka: Jika kalian ingin mengambil harta (kemuliaan) maka ambillah harta yang tidak akan tenggelam (hilang) meskipun kapal tenggelam, oleh karena itu jadikanlah ilmu sebagai (barang) perniagaan (kalian)”.
2- (Bentuk) kebahagiaan (keindahan) yang kedua: kebahagiaan (keindahan) pada tubuh dan fisik manusia, seperti kesehatan tubuh, keseimbangan fisik dan anggota badan, keindahan rupa, kebersihan kulit dan kekuatan fisik. Keindahan ini meskipun lebih dekat (pada diri manusia) jika dibandingkan dengan keindahan yang pertama, namun pada hakikatnya keindahan tersebut di luar diri dan zat manusia, karena manusia itu dianggap sebagai manusia dengan ruh dan hatinya, bukan (cuma sekedar) dengan tubuh dan raganya, sebagaimana ucapan seorang penyair:
Wahai orang yang (hanya) memperhatikan fisik, betapa besar kepayahanmu dengan mengurus tubuhmu
Padahal kamu (disebut) manusia dengan ruhmu bukan dengan tubuhmu
[1]Inilah keindahan semu dan palsu milik orang-orang munafik yang tidak dibarengi dengan keindahan jiwa dan hati, sehingga Allah Ta’ala mencela mereka dalam firman-Nya:
Artinya: mereka memiliki penampilan rupa dan fisik yang indah, tapi hati dan jiwa mereka penuh dengan keburukan, ketakutan dan kelemahan, tidak seperti penampilan lahir mereka[2].
3- (Bentuk) kebahagiaan (keindahan) yang ketiga: inilah kebahagiaan (keindahan) yang sejati, keindahan rohani dalam hati dan jiwa manusia, yaitu keindahan dengan ilmu yang bermanfaat dan buahnya (amalan shaleh untuk mendekatkan kepada Allah Ta’ala).
Sesungguhnya kebahagiaan inilah yang menetap dan kekal (pada diri manusia) dalam semua keadaan, dan menyertainya dalam semua perjalanan (hidupnya), bahkan pada semua alam yang akan dilaluinya, yaitu: alam dunia, alam barzakh (kubur) dan alam tempat menetap (akhirat). Dengan inilah seorang hamba akan meniti tangga kemuliaan dan derajat kesempurnaan”[3].
Berbahagialah dengan saat terindah dalam hidupmu!
Berdasarkan renungan tentang keindahan dan kebahagiaan hidup di atas, maka jelaslah bahwa keindahan dan kebahagiaan yang sejati dalam hidup manusia adalah dengan mengamalkan amalan shaleh yang dicintai oleh Allah Ta’ala dan mengutamakannya di atas segala sesuatu yang ada di dunia ini.
Inilah keindahan dan kebahagiaan sejati yang direkomendasikan oleh Allah Ta’ala dalam firman-Nya,
Dalam ayat ini Allah Ta’ala memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar mereka merasa bangga (gembira dan bahagia) dengan anugerah yang Allah Ta’ala berikan kepada mereka, dan Dia U menyatakan bahwa anugerah dari-Nya itu lebih indah dan mulia dari semua kesenangan dunia yang berlomba-lomba dikejar oleh kebanyakan manusia ”Karunia Allah” dalam ayat ini ditafsirkan oleh para ulama ahli tafsir dengan “keimanan”, sedangkan “Rahmat Allah” ditafsirkan dengan “Al Qur-an”, yang keduanya (keimanan dan Al Qur-an) adalah ilmu yang bermanfaat dan amalan shaleh, sekaligus keduanya merupakan petunjuk dan agama yang benar (yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam)[4].
Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa’di berkata, “Kenikmatan (yang berupa) agama (iman) yang bergandengan dengan kebahagiaan dunia dan akhirat (jelas) tidak bisa dibandingkan dengan semua kenikmatan duniawi yang hanya sementara dan akan hilang”[5].
Inilah kebahagiaan hakiki bagi hati dan jiwa manusia, yang digambarkan oleh Imam Ibnul Qayyim dalam ucapan beliau, “Semua perintah Allah (dalam agama Islam), hak-Nya (ibadah) yang Dia wajibkan kepada hamba-hamba-Nya, serta semua hukum yang disyariatkan-Nya (pada hakekatnya) merupakan qurratul ‘uyuun (penyejuk pandangan mata), serta kesenangan dan kenikmatan bagi hati (manusia), yang dengan (semua) itulah hati akan terobati, (merasakan) kebahagiaan, kesenangan dan kesempurnaan di dunia dan akhirat. Bahkan hati (manusia) tidak akan merasakan kebahagiaan, kesenangan dan kenikmatan yang hakiki kecuali dengan semua itu. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,
Maka berdasarkan semua ini, berarti saat yang paling indah dalam hidup seorang manusia adalah ketika Allah Ta’ala melimpahkan taufik-Nya kepadanya untuk mengikuti jalan Islam dan memberi petunjuk kepadanya untuk memahami dan mengamalkan petunjuk-Nya guna mencapai keridhaan-Nya.
Inilah pernyataan yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada shahabat yang mulia, Ka’ab bin Malik, ketika Allah Ta’ala menurunkan ayat al-Qur’an[7] tentang diterima-Nya taubat shahabat ini dan dua orang shahabat lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya dengan wajah yang berseri-seri karena gembira, “Berbahagialah dengan hari terindah yang pernah kamu lalui sejak kamu dilahirkan ibumu”[8].
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menamakan hari diterimanya taubat seorang hamba oleh Allah Ta’ala sebagai hari/saat yang terindah dalam hidupnya karena taubat itulah yang menyempurnakan keislaman seorang hamba, maka ketika dia masuk Islam itulah awal kebahagiaannya dan ketika Allah Ta’ala menerima taubatnya itulah penyempurna dan puncak kebahagiaannya, sehingga hari itu adalah saat terindah dalam hidupnya[9].
Imam Ibnul Qayyim berkata, “Dalam hadits ini terdapat argumentasi (yang menunjukkan) bahwa hari yang paling indah dan utama bagi seorang hamba secara mutlak adalah ketika dia bertaubat kepada Allah dan Allah menerima taubatnya.…Kalau ada yang bertanya: Bagaimana (mungkin) hari ini (dikatakan) lebih baik daripada hari (ketika) dia masuk Islam? Jawabannya: hari ini adalah penyempurna dan pelengkap hari (ketika) dia masuk Islam, maka hari (ketika) dia masuk Islam adalah awal kebahagiaanya, sedangkan hari taubatnya adalah penyempurna dan pelengkap kebahagiaanya, wallahu musta’aan[10].
Senada dengan hadits di atas, ucapan shabat yang mulia, Anas bin Malik yang menggambarkan kegembiraan para shahabat ketika mendengar sebuah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Anas bin Malik berkata, “Maka kami (para shahabat ) tidak pernah merasakan suatu kegembiraan setelah (kegembiraan dengan) Islam melebihi kegembiraan kami tatkala mendengar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Engkau (akan dikumpulkan di surga) bersama orang yang kamu cintai”. Maka aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu bakar t dan Umar t, dan aku berharap akan bersama mereka (di surga nanti) dengan kecintaanku kepada mereka meskipun aku belum mampu melakukan seperti amal perbuatan mereka”[11].
Hadits yang agung ini menunjukkan bahwa saat-saat yang terindah bagi orang-orang yang sempurna imannya, para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah ketika mereka mendapat hidayah untuk menempuh jalan Islam dan ketika mereka memahami serta mengamalkan petunjuk Allah Ta’ala untuk mencapai ridha-Nya dan masuk ke dalam surga-Nya.
Saat yang paling indah di akhirat kelak adalah ketika bertemu Allah Ta’ala
Allah Ta’ala berfirman,
Inilah saat terindah yang dinanti-nantikan oleh orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah Ta’ala, yaitu saat ketika bertemu dengan-Nya untuk mendapatkan balasan kebaikan dan kemuliaan dari-Nya[12].
Dalam sebuah doa dari Imam Hasan al-Bashri: “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik amalan kami sebelum ajal (menjemput) kami, dan jadikanlah sebaik-baik hari (bagi) kami adalah hari ketika kami berjumpa dengan-Mu”[13].
Mereka inilah orang-orang yang mencintai perjumpaan dengan Allah Ta’ala maka Allah pun mencintai perjumpaan dengan mereka, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang mencintai perjumpaan dengan Allah maka Allah mencintai perjumpaan dengannya“[14].
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan kegembiraan orang yang bertakwa ketika bertemu Allah Ta’ala dengan amal shaleh yang mereka lakukan di dunia, dalam sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Orang yang berpuasa akan merasakan dua kegembiraan; kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya (Allah Ta’ala)”[15].
Kemudian, saat yang paling indah bagi orang-orang yang beriman ketika berjumpa dengan Allah Ta’ala adalah saat mereka memandang wajah-Nya yang maha mulia. Inilah kenikmatan tertinggi yang Allah janjikan bagi mereka yang melebihi besarnya kenikmatan lainnya yang ada di surga. Allah Ta’ala berfirman,
Arti “tambahan” dalam ayat ini ditafsirkan langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang shahih, yaitu kenikmatan melihat wajah Allah Ta’ala, dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling memahami makna firman Allah Ta’ala[16]. Dalam hadits yang shahih dari seorang sahabat yang mulia, Shuhaib bin Sinan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika penghuni surga telah masuk surga, Allah Ta’ala Berfirman: “Apakah kalian (wahai penghuni surga) menginginkan sesuatu sebagai tambahan (dari kenikmatan surga)? Maka mereka menjawab: Bukankah Engkau telah memutihkan wajah-wajah kami? Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke dalam surga dan menyelamatkan kami dari (azab) neraka? Maka (pada waktu itu) Allah Membuka hijab (yang menutupi wajah-Nya Yang Maha Mulia), dan penghuni surga tidak pernah mendapatkan suatu (kenikmatan) yang lebih mereka sukai dari pada melihat (wajah) Allah Ta’ala”. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat tersebut di atas[17].
Dalam hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa kenikmatan melihat wajah Allah Ta’ala adalah kenikmatan yang paling mulia dan agung serta melebihi kenikmatan-kenikmatan di surga lainnya[18].
Imam Ibnu Katsir berkata: ”(Kenikmatan) yang paling agung dan tinggi (yang melebihi semua) kenikmatan di surga adalah memandang wajah Allah yang maha mulia, karena inilah “tambahan” yang paling agung (melebihi) semua (kenikmatan) yang Allah berikan kepada para penghuni surga. Mereka berhak mendapatkan kenikmatan tersebut bukan (semata-mata) karena amal perbuatan mereka, tetapi karena karunia dan rahmat Allah” [19].
Dalam hadits lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggandengkan kenikmatan tertinggi ini dengan sifat kekasih Allah Ta’ala yang disebutkan dalam hadits di atas, yaitu selalu merindukan perjumpaan dengan Allah Ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam doa beliau, “(Ya Allah) aku meminta kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu (di akhirat nanti) dan aku meminta kepada-Mu kerinduan untuk bertemu dengan-Mu (sewaktu di dunia), tanpa adanya bahaya yang mencelakakan dan fitnah yang menyesatkan”[20].
Imam Ibnul Qayyim dalam kitab beliau “Ighaatsatul lahafaan”[21] menjelaskan keterkaitan dua hal ini, yaitu bahwa kenikmatan tertinggi di akhirat ini (melihat wajah Allah Ta’ala) adalah balasan yang Allah Ta’ala berikan kepada orang yang selalu mengharapkan dan merindukan pertemuan dengan Allah Ta’ala, yaitu kekasih-Nya yang telah merasakan kesempurnaan dan kemanisan iman, yang wujudnya berupa perasaan tenang dan bahagia ketika mendekatkan diri dan berzikir kepada-Nya.
Atau dengan kata lain, orang yang akan menjumpai saat yang paling indah dan dinanti-nantikan di akhirat ini, yaitu saat melihat wajah Allah Ta’ala yang maha mulia, adalah orang yang ketika di dunia dia merasakan bahwa saat terindah dalam hidupnya adalah ketika dia beribadah dan mendekatkan diri kepada Zat yang dicintainya, Allah Ta’ala.
Nasehat dan penutup
Demikianlah gambaran saat-saat paling indah bagi para kekasih Allah Ta’ala di dunia dan akhirat, bandingkanlah dengan saat-saat yang dianggap paling indah oleh mayoritas manusia sekarang ini.
Kemudian tanyakan kepada diri kita sendiri: apakah yang kita anggap sebagai saat terindah dalam hidup kita?
Maka berbahagialah hamba Allah yang menjadikan saat terindah dalam hidupnya ketika dia beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Berbahagialah dengan kabar gembira dari Allah Ta’ala berikut ini:
Dalam ayat lain, Allah berfirman:
Akhirnya, kami menutup tulisan ini dengan memohon kepada Allah Ta’ala agar Dia senantiasa melimpahkan taufik-Nya kepada kita untuk mendapatkan kebaikan dari-Nya di dunia dan akhirat, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa.
1- Kebahagiaan (keindahan) di luar zat (diri) manusia, bahkan keindahan ini merupakan pinjaman dari selain dirinya, yang akan hilang dengan dikembalikannya pinjaman tersebut. Inilah kebahagiaan (keindahan) dengan harta dan kedudukan (jabatan duniawi).
Keindahan seperti ini adalah seperti keindahan seseorang dengan pakaian (indah) dan perhiasannya, tapi ketika pandanganmu melewati penutup dirinya tersebut maka ternyata tidak ada satu keindahanpun yang tersisa pada dirinya!
Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa ada seorang ulama yang menumpang sebuah kapal laut bersama para saudagar kaya, kemudian kapal tersebut pecah (dan tenggelam bersama seluruh barang-barang muatan). Maka para saudagar tersebut serta merta menjadi orang-orang yang hina dan rendah (karena harta mereka tenggelam di laut) padahal sebelumnya mereka merasa mulia (bangga) dengan kekayaan mereka. Sedangkan ulama tersebut sesampainya di negeri tujuan beliau dimuliakan dengan berbagai macam hadiah dan penghormatan (karena ilmu yang dimilikinya). Ketika para saudagar yang telah menjadi miskin itu ingin kembali ke negeri mereka, mereka bertanya kepada ulama tersebut: Apakah anda ingin menitip pesan atau surat untuk kaum kerabat anda? Maka ulama itu menjawab: “Iya, sampaikanlah kepada mereka: Jika kalian ingin mengambil harta (kemuliaan) maka ambillah harta yang tidak akan tenggelam (hilang) meskipun kapal tenggelam, oleh karena itu jadikanlah ilmu sebagai (barang) perniagaan (kalian)”.
2- (Bentuk) kebahagiaan (keindahan) yang kedua: kebahagiaan (keindahan) pada tubuh dan fisik manusia, seperti kesehatan tubuh, keseimbangan fisik dan anggota badan, keindahan rupa, kebersihan kulit dan kekuatan fisik. Keindahan ini meskipun lebih dekat (pada diri manusia) jika dibandingkan dengan keindahan yang pertama, namun pada hakikatnya keindahan tersebut di luar diri dan zat manusia, karena manusia itu dianggap sebagai manusia dengan ruh dan hatinya, bukan (cuma sekedar) dengan tubuh dan raganya, sebagaimana ucapan seorang penyair:
Wahai orang yang (hanya) memperhatikan fisik, betapa besar kepayahanmu dengan mengurus tubuhmu
Padahal kamu (disebut) manusia dengan ruhmu bukan dengan tubuhmu
[1]Inilah keindahan semu dan palsu milik orang-orang munafik yang tidak dibarengi dengan keindahan jiwa dan hati, sehingga Allah Ta’ala mencela mereka dalam firman-Nya:
{وَإِذَا رَأَيْتَهُمْ تُعْجِبُكَ أَجْسَامُهُمْ وَإِنْ يَقُولُوا تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْ كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ}
“Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh (penampilan fisik)
mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan
perkataan mereka. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar” (QS al-Munafiqun: 4).Artinya: mereka memiliki penampilan rupa dan fisik yang indah, tapi hati dan jiwa mereka penuh dengan keburukan, ketakutan dan kelemahan, tidak seperti penampilan lahir mereka[2].
3- (Bentuk) kebahagiaan (keindahan) yang ketiga: inilah kebahagiaan (keindahan) yang sejati, keindahan rohani dalam hati dan jiwa manusia, yaitu keindahan dengan ilmu yang bermanfaat dan buahnya (amalan shaleh untuk mendekatkan kepada Allah Ta’ala).
Sesungguhnya kebahagiaan inilah yang menetap dan kekal (pada diri manusia) dalam semua keadaan, dan menyertainya dalam semua perjalanan (hidupnya), bahkan pada semua alam yang akan dilaluinya, yaitu: alam dunia, alam barzakh (kubur) dan alam tempat menetap (akhirat). Dengan inilah seorang hamba akan meniti tangga kemuliaan dan derajat kesempurnaan”[3].
Berbahagialah dengan saat terindah dalam hidupmu!
Berdasarkan renungan tentang keindahan dan kebahagiaan hidup di atas, maka jelaslah bahwa keindahan dan kebahagiaan yang sejati dalam hidup manusia adalah dengan mengamalkan amalan shaleh yang dicintai oleh Allah Ta’ala dan mengutamakannya di atas segala sesuatu yang ada di dunia ini.
Inilah keindahan dan kebahagiaan sejati yang direkomendasikan oleh Allah Ta’ala dalam firman-Nya,
{قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ}
“Katakanlah: “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah
dengan itu mereka (orang-orang yang berilmu) bergembira (berbangga),
kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa (kesenangan
duniawi) yang dikumpulkan (oleh manusia)” (QS Yunus:58).Dalam ayat ini Allah Ta’ala memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar mereka merasa bangga (gembira dan bahagia) dengan anugerah yang Allah Ta’ala berikan kepada mereka, dan Dia U menyatakan bahwa anugerah dari-Nya itu lebih indah dan mulia dari semua kesenangan dunia yang berlomba-lomba dikejar oleh kebanyakan manusia ”Karunia Allah” dalam ayat ini ditafsirkan oleh para ulama ahli tafsir dengan “keimanan”, sedangkan “Rahmat Allah” ditafsirkan dengan “Al Qur-an”, yang keduanya (keimanan dan Al Qur-an) adalah ilmu yang bermanfaat dan amalan shaleh, sekaligus keduanya merupakan petunjuk dan agama yang benar (yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam)[4].
Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa’di berkata, “Kenikmatan (yang berupa) agama (iman) yang bergandengan dengan kebahagiaan dunia dan akhirat (jelas) tidak bisa dibandingkan dengan semua kenikmatan duniawi yang hanya sementara dan akan hilang”[5].
Inilah kebahagiaan hakiki bagi hati dan jiwa manusia, yang digambarkan oleh Imam Ibnul Qayyim dalam ucapan beliau, “Semua perintah Allah (dalam agama Islam), hak-Nya (ibadah) yang Dia wajibkan kepada hamba-hamba-Nya, serta semua hukum yang disyariatkan-Nya (pada hakekatnya) merupakan qurratul ‘uyuun (penyejuk pandangan mata), serta kesenangan dan kenikmatan bagi hati (manusia), yang dengan (semua) itulah hati akan terobati, (merasakan) kebahagiaan, kesenangan dan kesempurnaan di dunia dan akhirat. Bahkan hati (manusia) tidak akan merasakan kebahagiaan, kesenangan dan kenikmatan yang hakiki kecuali dengan semua itu. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,
{يا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ
مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدىً
وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ، قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ
فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ}
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari
Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan
petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. Katakanlah:
“Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka
bergembira. Karunia dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa
(kesenangan duniawi) yang dikumpulkan (oleh manusia)” (QS.Yuunus:57-58)”[6].Maka berdasarkan semua ini, berarti saat yang paling indah dalam hidup seorang manusia adalah ketika Allah Ta’ala melimpahkan taufik-Nya kepadanya untuk mengikuti jalan Islam dan memberi petunjuk kepadanya untuk memahami dan mengamalkan petunjuk-Nya guna mencapai keridhaan-Nya.
Inilah pernyataan yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada shahabat yang mulia, Ka’ab bin Malik, ketika Allah Ta’ala menurunkan ayat al-Qur’an[7] tentang diterima-Nya taubat shahabat ini dan dua orang shahabat lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya dengan wajah yang berseri-seri karena gembira, “Berbahagialah dengan hari terindah yang pernah kamu lalui sejak kamu dilahirkan ibumu”[8].
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menamakan hari diterimanya taubat seorang hamba oleh Allah Ta’ala sebagai hari/saat yang terindah dalam hidupnya karena taubat itulah yang menyempurnakan keislaman seorang hamba, maka ketika dia masuk Islam itulah awal kebahagiaannya dan ketika Allah Ta’ala menerima taubatnya itulah penyempurna dan puncak kebahagiaannya, sehingga hari itu adalah saat terindah dalam hidupnya[9].
Imam Ibnul Qayyim berkata, “Dalam hadits ini terdapat argumentasi (yang menunjukkan) bahwa hari yang paling indah dan utama bagi seorang hamba secara mutlak adalah ketika dia bertaubat kepada Allah dan Allah menerima taubatnya.…Kalau ada yang bertanya: Bagaimana (mungkin) hari ini (dikatakan) lebih baik daripada hari (ketika) dia masuk Islam? Jawabannya: hari ini adalah penyempurna dan pelengkap hari (ketika) dia masuk Islam, maka hari (ketika) dia masuk Islam adalah awal kebahagiaanya, sedangkan hari taubatnya adalah penyempurna dan pelengkap kebahagiaanya, wallahu musta’aan[10].
Senada dengan hadits di atas, ucapan shabat yang mulia, Anas bin Malik yang menggambarkan kegembiraan para shahabat ketika mendengar sebuah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Anas bin Malik berkata, “Maka kami (para shahabat ) tidak pernah merasakan suatu kegembiraan setelah (kegembiraan dengan) Islam melebihi kegembiraan kami tatkala mendengar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Engkau (akan dikumpulkan di surga) bersama orang yang kamu cintai”. Maka aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu bakar t dan Umar t, dan aku berharap akan bersama mereka (di surga nanti) dengan kecintaanku kepada mereka meskipun aku belum mampu melakukan seperti amal perbuatan mereka”[11].
Hadits yang agung ini menunjukkan bahwa saat-saat yang terindah bagi orang-orang yang sempurna imannya, para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah ketika mereka mendapat hidayah untuk menempuh jalan Islam dan ketika mereka memahami serta mengamalkan petunjuk Allah Ta’ala untuk mencapai ridha-Nya dan masuk ke dalam surga-Nya.
Saat yang paling indah di akhirat kelak adalah ketika bertemu Allah Ta’ala
Allah Ta’ala berfirman,
{فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا}
“Barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Rabbnya (Allah
Ta’ala) maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia
mempersekutukan Allah dengan apapun dalam beribadah kepada-Nya” (QS al-Kahfi:110).Inilah saat terindah yang dinanti-nantikan oleh orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah Ta’ala, yaitu saat ketika bertemu dengan-Nya untuk mendapatkan balasan kebaikan dan kemuliaan dari-Nya[12].
Dalam sebuah doa dari Imam Hasan al-Bashri: “Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik amalan kami sebelum ajal (menjemput) kami, dan jadikanlah sebaik-baik hari (bagi) kami adalah hari ketika kami berjumpa dengan-Mu”[13].
Mereka inilah orang-orang yang mencintai perjumpaan dengan Allah Ta’ala maka Allah pun mencintai perjumpaan dengan mereka, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang mencintai perjumpaan dengan Allah maka Allah mencintai perjumpaan dengannya“[14].
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan kegembiraan orang yang bertakwa ketika bertemu Allah Ta’ala dengan amal shaleh yang mereka lakukan di dunia, dalam sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Orang yang berpuasa akan merasakan dua kegembiraan; kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya (Allah Ta’ala)”[15].
Kemudian, saat yang paling indah bagi orang-orang yang beriman ketika berjumpa dengan Allah Ta’ala adalah saat mereka memandang wajah-Nya yang maha mulia. Inilah kenikmatan tertinggi yang Allah janjikan bagi mereka yang melebihi besarnya kenikmatan lainnya yang ada di surga. Allah Ta’ala berfirman,
{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى
وَزِيَادَةٌ وَلا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلا ذِلَّةٌ أُولَئِكَ
أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ}
“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik
(surga) dan tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala). Dan muka mereka
tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah
penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” (QS Yuunus:26).Arti “tambahan” dalam ayat ini ditafsirkan langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang shahih, yaitu kenikmatan melihat wajah Allah Ta’ala, dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling memahami makna firman Allah Ta’ala[16]. Dalam hadits yang shahih dari seorang sahabat yang mulia, Shuhaib bin Sinan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika penghuni surga telah masuk surga, Allah Ta’ala Berfirman: “Apakah kalian (wahai penghuni surga) menginginkan sesuatu sebagai tambahan (dari kenikmatan surga)? Maka mereka menjawab: Bukankah Engkau telah memutihkan wajah-wajah kami? Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke dalam surga dan menyelamatkan kami dari (azab) neraka? Maka (pada waktu itu) Allah Membuka hijab (yang menutupi wajah-Nya Yang Maha Mulia), dan penghuni surga tidak pernah mendapatkan suatu (kenikmatan) yang lebih mereka sukai dari pada melihat (wajah) Allah Ta’ala”. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat tersebut di atas[17].
Dalam hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa kenikmatan melihat wajah Allah Ta’ala adalah kenikmatan yang paling mulia dan agung serta melebihi kenikmatan-kenikmatan di surga lainnya[18].
Imam Ibnu Katsir berkata: ”(Kenikmatan) yang paling agung dan tinggi (yang melebihi semua) kenikmatan di surga adalah memandang wajah Allah yang maha mulia, karena inilah “tambahan” yang paling agung (melebihi) semua (kenikmatan) yang Allah berikan kepada para penghuni surga. Mereka berhak mendapatkan kenikmatan tersebut bukan (semata-mata) karena amal perbuatan mereka, tetapi karena karunia dan rahmat Allah” [19].
Dalam hadits lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggandengkan kenikmatan tertinggi ini dengan sifat kekasih Allah Ta’ala yang disebutkan dalam hadits di atas, yaitu selalu merindukan perjumpaan dengan Allah Ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam doa beliau, “(Ya Allah) aku meminta kepada-Mu kenikmatan memandang wajah-Mu (di akhirat nanti) dan aku meminta kepada-Mu kerinduan untuk bertemu dengan-Mu (sewaktu di dunia), tanpa adanya bahaya yang mencelakakan dan fitnah yang menyesatkan”[20].
Imam Ibnul Qayyim dalam kitab beliau “Ighaatsatul lahafaan”[21] menjelaskan keterkaitan dua hal ini, yaitu bahwa kenikmatan tertinggi di akhirat ini (melihat wajah Allah Ta’ala) adalah balasan yang Allah Ta’ala berikan kepada orang yang selalu mengharapkan dan merindukan pertemuan dengan Allah Ta’ala, yaitu kekasih-Nya yang telah merasakan kesempurnaan dan kemanisan iman, yang wujudnya berupa perasaan tenang dan bahagia ketika mendekatkan diri dan berzikir kepada-Nya.
Atau dengan kata lain, orang yang akan menjumpai saat yang paling indah dan dinanti-nantikan di akhirat ini, yaitu saat melihat wajah Allah Ta’ala yang maha mulia, adalah orang yang ketika di dunia dia merasakan bahwa saat terindah dalam hidupnya adalah ketika dia beribadah dan mendekatkan diri kepada Zat yang dicintainya, Allah Ta’ala.
Nasehat dan penutup
Demikianlah gambaran saat-saat paling indah bagi para kekasih Allah Ta’ala di dunia dan akhirat, bandingkanlah dengan saat-saat yang dianggap paling indah oleh mayoritas manusia sekarang ini.
Kemudian tanyakan kepada diri kita sendiri: apakah yang kita anggap sebagai saat terindah dalam hidup kita?
Maka berbahagialah hamba Allah yang menjadikan saat terindah dalam hidupnya ketika dia beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Berbahagialah dengan kabar gembira dari Allah Ta’ala berikut ini:
{إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ
ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنزلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا
وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ
نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ
وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا
تَدَّعُونَ نزلا مِنْ غَفُورٍ رَحِيمٍ}
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami adalah
Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka (beristiqamah), maka
malaikat akan turun kepada mereka (dengan memberi kabar gembira):
“Janganlah kamu merasa takut dan bersedih hati; dan bergembiralah dengan
(memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah
penolong-penolongmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya
(surga) kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) apa
yang kamu minta”. Sebagai hidangan (balasan yang kekal bagimu) dari
(Allah) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Fushilat: 30-32).Dalam ayat lain, Allah berfirman:
{أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ
عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ * الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا
يَتَّقُونَ، لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ،
لا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ، ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ}
“Ketahuilah, sesungguhnya wali-wali (kekasih) Allah itu, tidak
ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. Bagi
mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak
ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian
itu adalah kemenangan yang besar” (QS Yunus: 62-64).Akhirnya, kami menutup tulisan ini dengan memohon kepada Allah Ta’ala agar Dia senantiasa melimpahkan taufik-Nya kepada kita untuk mendapatkan kebaikan dari-Nya di dunia dan akhirat, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa.
Selasa, 16 Oktober 2012
Minggu, 14 Oktober 2012
Fact abut Manchester United
Gol tunggal Wayne Rooney yang tercipta pada menit 73 di Ewood Park
malam tadi berhasil mengubah skor menjadi 1-1. Gol itu menjadi sangat
bermakna karena akan tercatat di lembar buku sejarah sebagai gol yang
menghadirkan gelar juara Liga Inggris ke 19 bagi United.
Musim lalu memang menjadi musim yang beraneka warna bagi United. Selain sukses meraih gelar ke 19 mereka, yang sekaligus melampaui raihan 18 trofi milik Liverpool, masih banyak catatan menarik bagi Setan Merah musim lalu. Apa saja? Ini dia, 19 fakta tentang Manchester United di musim 2010/11.
1. Dengan gelar ke 19-nya ini, Ryan Giggs menjadi pemain yang paling banyak meraih gelar dalam sejarah sebuah klub sepakbola. Hingga saat ini Giggsy sudah mengoleksi 32 trofi, dan ia bahkan belum pensiun.
2. Prestasi Giggs bukan hanya itu saja. Dengan menjadi starter di laga versus Blackburn malam tadi, Giggs sudah menyamai rekor 613 kali tampil hanya untuk satu klub milik Steve Perryman.
3. Manchester United hingga malam tadi sudah melakukan 112 kali perubahan susunan pemain inti, terbanyak dari semua tim lain di Liga Inggris.
4. Sebanyak 4 kali hattrick sudah dibukukan oleh United di musim ini. Sejak musim 1968/69, United belum sanggup mencetak 5 hattrick dalam semusim.
5. Rekor tandang United musim ini adalah yang terburuk sejak era Liga Primer dimulai. Nilai yang sanggup diraih United dari partai tandang musim ini adalah 25 poin. Rekor terjelek sebelumnya berjumlah 33 poin.
6. United hanya sanggup memenangi 5 dari 17 laga tandangnya musim ini. 9 sisanya berakhir dengan hasil imbang dan menuai 3 kekalahan.
7. Javier Hernandez berada di urutan keempat sebagai pencetak gol yang memulai laga dari bangku cadangan. Ia berada di bawah Ole Gunnar Solksjaer, Ryan Giggs dan Paul Scholes. Supersub.
8. Gol cepat Hernandez yang dicetak ke gawang Chelsea pekan lalu membuatnya menjadi pemain MU kedua yang mencetak gol dibawah 60 detik. Urutan pertama dipegang oleh Ryan Giggs yang golnya tercatat lahir di 15 detik sejak kick-off saat melawan Southampton di tahun 1995 silam.
9. Dari 17 pertandingan dimana Javier Hernandez mencetak gol di musim ini, United hanya kalah di 1 pertandingan itu.
10. Kemenangan saat melawan Chelsea pekan lalu juga membawa MU menyamai rekor 14 kemenangan kandang beruntun milik Newcastle United.
11. MU menjadi tim yang terbanyak mencetak gol melalui sundulan musim ini. Tercatat sebanyak 17 gol lahir dari kepala pemain-pemain United.
12. John O’Shea tercatat menjadi kapten ke-19 United yang bermain di Liga Champions saat ia memimpin rekan-rekannya di semifinal leg kedua versus Schalke.
13. Kemenangan ata Schalke akan membawa United ke final Liga Champions. Andai dimainkan maka Edwin Van Der Sar bakal menjadi pemain tertua yang tampil di final Liga Champions dengan umur 40 tahun. Ia akan melewati rekor Paolo Maldini (38 tahun)
14. Van Der Sar sekaligus juga mencatat rekor 14 kali tampil di semifinal Liga Champions, melampui catatan 13 penampilan milik Claude Makelele.
15. Hingga pertandingan terakhir melawan Schalke, United sudah mencetak 300 gol di Liga Champions. Pencapaian itu hanya kalah dari Real Madrid (312 gol) dan Barcelona (302 gol)
16. Pertahanan Setan Merah merupakan yang terbaik di Liga Champions musim ini. Gawang MU baru bergetar sebanyak 4 kali hingga partai semifinal berakhir.
17. Masih dari Liga Champions, sebanyak 10 dari 14 gol MU musim ini dicetak di babak kedua.
18. Dua pemain United tercatat memuncaki daftar statistik ofensif di musim ini, Luis Nani menjadi pemain dengan assist paling banyak sementara Dimitar Berbatov adalah topscorer liga.
19. Sebuah pencapaian gemilang diraih Sir Alex Ferguson musim ini. Ia kini menjadi manajer United dengan persentase kekalahan yang paling sedikit dengan 17,6%. Fergie mengungguli Ron Atkinson (22,95%), Sir Matt Busby (26.21%) dan Tommy Docherty (28.51%)
Musim lalu memang menjadi musim yang beraneka warna bagi United. Selain sukses meraih gelar ke 19 mereka, yang sekaligus melampaui raihan 18 trofi milik Liverpool, masih banyak catatan menarik bagi Setan Merah musim lalu. Apa saja? Ini dia, 19 fakta tentang Manchester United di musim 2010/11.
1. Dengan gelar ke 19-nya ini, Ryan Giggs menjadi pemain yang paling banyak meraih gelar dalam sejarah sebuah klub sepakbola. Hingga saat ini Giggsy sudah mengoleksi 32 trofi, dan ia bahkan belum pensiun.
2. Prestasi Giggs bukan hanya itu saja. Dengan menjadi starter di laga versus Blackburn malam tadi, Giggs sudah menyamai rekor 613 kali tampil hanya untuk satu klub milik Steve Perryman.
3. Manchester United hingga malam tadi sudah melakukan 112 kali perubahan susunan pemain inti, terbanyak dari semua tim lain di Liga Inggris.
4. Sebanyak 4 kali hattrick sudah dibukukan oleh United di musim ini. Sejak musim 1968/69, United belum sanggup mencetak 5 hattrick dalam semusim.
5. Rekor tandang United musim ini adalah yang terburuk sejak era Liga Primer dimulai. Nilai yang sanggup diraih United dari partai tandang musim ini adalah 25 poin. Rekor terjelek sebelumnya berjumlah 33 poin.
6. United hanya sanggup memenangi 5 dari 17 laga tandangnya musim ini. 9 sisanya berakhir dengan hasil imbang dan menuai 3 kekalahan.
7. Javier Hernandez berada di urutan keempat sebagai pencetak gol yang memulai laga dari bangku cadangan. Ia berada di bawah Ole Gunnar Solksjaer, Ryan Giggs dan Paul Scholes. Supersub.
8. Gol cepat Hernandez yang dicetak ke gawang Chelsea pekan lalu membuatnya menjadi pemain MU kedua yang mencetak gol dibawah 60 detik. Urutan pertama dipegang oleh Ryan Giggs yang golnya tercatat lahir di 15 detik sejak kick-off saat melawan Southampton di tahun 1995 silam.
9. Dari 17 pertandingan dimana Javier Hernandez mencetak gol di musim ini, United hanya kalah di 1 pertandingan itu.
10. Kemenangan saat melawan Chelsea pekan lalu juga membawa MU menyamai rekor 14 kemenangan kandang beruntun milik Newcastle United.
11. MU menjadi tim yang terbanyak mencetak gol melalui sundulan musim ini. Tercatat sebanyak 17 gol lahir dari kepala pemain-pemain United.
12. John O’Shea tercatat menjadi kapten ke-19 United yang bermain di Liga Champions saat ia memimpin rekan-rekannya di semifinal leg kedua versus Schalke.
13. Kemenangan ata Schalke akan membawa United ke final Liga Champions. Andai dimainkan maka Edwin Van Der Sar bakal menjadi pemain tertua yang tampil di final Liga Champions dengan umur 40 tahun. Ia akan melewati rekor Paolo Maldini (38 tahun)
14. Van Der Sar sekaligus juga mencatat rekor 14 kali tampil di semifinal Liga Champions, melampui catatan 13 penampilan milik Claude Makelele.
15. Hingga pertandingan terakhir melawan Schalke, United sudah mencetak 300 gol di Liga Champions. Pencapaian itu hanya kalah dari Real Madrid (312 gol) dan Barcelona (302 gol)
16. Pertahanan Setan Merah merupakan yang terbaik di Liga Champions musim ini. Gawang MU baru bergetar sebanyak 4 kali hingga partai semifinal berakhir.
17. Masih dari Liga Champions, sebanyak 10 dari 14 gol MU musim ini dicetak di babak kedua.
18. Dua pemain United tercatat memuncaki daftar statistik ofensif di musim ini, Luis Nani menjadi pemain dengan assist paling banyak sementara Dimitar Berbatov adalah topscorer liga.
19. Sebuah pencapaian gemilang diraih Sir Alex Ferguson musim ini. Ia kini menjadi manajer United dengan persentase kekalahan yang paling sedikit dengan 17,6%. Fergie mengungguli Ron Atkinson (22,95%), Sir Matt Busby (26.21%) dan Tommy Docherty (28.51%)
Sabtu, 13 Oktober 2012
Yogyakarta
Yogyakarta adalah kota budaya yang sangat kental dengan adat
istiadat Jawa. Semua numplek di kota ini, bahkan Yogyakarta termasuk
kota pelajar di Indonesia.
Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan
Yogyakarta yang penuh akan Budaya Jawa. Itu dikarenakan Kota ini
termasuk salah satu Daerah Istimewa yang ada di Indonesia. Keraton
merupakan simbol dari keistimewaan Kota ini. Bahkan pada masa Presiden
Soekarno, Kota ini dijadikan Ibu Kota Negara Republik Indonesia dan
kemudian di pindah ke Jakarta hingga sekarang.
Di Kota ini pula tersedia berbagai makanan khas ala Jawa, yang memang terkenal dengan kelezatan dan kealamian bumbu-bumbunya. Kenikmatan makanannya akan memanjakan lidah anda. Anda seakan melayang merasakan nikmatnya masakan yang khas tersebut.
Salah satu yang sudah terkenal adalah Gudeg Jogja, yang memang sudah menjadi masakan keistimewaan Kota Yogyakarta sejak dulu. Dari yang sederhana yang dijual di Kucingan hingga yang mewah yang dijual di Restoran, semua ada.
Setelah anda puas menikmati makanan khas kota Yogyakarta, anda bisa langsung berwisata ke tempat-tempat yang indah di Kota ini dan sekitarnya untuk menghilangkan kepenatan dan stress anda selama beraktivitas.
Di Kota ini pula tersedia berbagai makanan khas ala Jawa, yang memang terkenal dengan kelezatan dan kealamian bumbu-bumbunya. Kenikmatan makanannya akan memanjakan lidah anda. Anda seakan melayang merasakan nikmatnya masakan yang khas tersebut.
Salah satu yang sudah terkenal adalah Gudeg Jogja, yang memang sudah menjadi masakan keistimewaan Kota Yogyakarta sejak dulu. Dari yang sederhana yang dijual di Kucingan hingga yang mewah yang dijual di Restoran, semua ada.
Setelah anda puas menikmati makanan khas kota Yogyakarta, anda bisa langsung berwisata ke tempat-tempat yang indah di Kota ini dan sekitarnya untuk menghilangkan kepenatan dan stress anda selama beraktivitas.
Walaupun saya adalah bukan orang jogja,namun keindahan jogja itu sangat mengenang dihati,angkringan yang sangat sederhana dengan makanan yang sangat pro kepada wong cilik neng yogyakarta,
Dengan 45 ribu saja kita sudah bisa berbelanja di malioboro mulai dari gantung dengan qoutes nya masing-masing,hingga batik daster yang beraneka raga dapat kita beli
"BEAUTIFUL OF YOGYAKARTA"
Ini Ketika Saya SMA
inilah nikmatnya SMA
menikmati rumitnya cinta dengan rumitnya rumus fisika
membaca hati seseorang seperti membaca buku bahasa Indonesia
berlari seperti sedang bermain bola di kresna
mengingat dia seperti mengingat sejarah Indonesia
mengenalnya melalui TIK
menggambarkannya melalui seni rupa
mengenali fisiknya melalui biologi
mencampurkan kasih untuknya melalui kimia
I CAN ENJOY THIS!!
menikmati rumitnya cinta dengan rumitnya rumus fisika
membaca hati seseorang seperti membaca buku bahasa Indonesia
berlari seperti sedang bermain bola di kresna
mengingat dia seperti mengingat sejarah Indonesia
mengenalnya melalui TIK
menggambarkannya melalui seni rupa
mengenali fisiknya melalui biologi
mencampurkan kasih untuknya melalui kimia
I CAN ENJOY THIS!!
Berqurban di Mall
Sejumlah pedagang berlomba menjajakan hewan dagangannya menjelang Idul
Adha 1433 Hijriyah. Pedagang pun berusaha mengemas dagangan mereka
dengan semenarik mungkin.
Hal itu seperti yang dilakukan Doni, seorang pedagang sapi di Depok, Jawa Barat, Senin (8/10). Doni, menyulap show room mobil miliknya menjadi lapak penjualan hewan kurban. Show room itu kemudian diberi nama `Mal Hewan Qurban Doni`.
Mal tersebut menjual sapi lokal dan luar, dengan kualitas yang berkelas. Tak hanya kualitas, tapi harga juga beraneka ragam. Mulai dari Rp9 juta hingga Rp160 juta.
Untuk menambah daya tarik, Doni juga menyiapkan empat sales promotion girl (SPG) yang berpakaian a la cowboy. Dengan menggunakan iPad, SPG mendata sapi-sapi yang terjual. Uniknya, meski sapi-sapi yang dijajakan berbau tak sedap, SPG menikmati pekerjaan yang mereka jalani.(TII)
http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/10/08/161260/Mal-Hewan-Qurban-Hadir-di-Depok/6
Hal itu seperti yang dilakukan Doni, seorang pedagang sapi di Depok, Jawa Barat, Senin (8/10). Doni, menyulap show room mobil miliknya menjadi lapak penjualan hewan kurban. Show room itu kemudian diberi nama `Mal Hewan Qurban Doni`.
Mal tersebut menjual sapi lokal dan luar, dengan kualitas yang berkelas. Tak hanya kualitas, tapi harga juga beraneka ragam. Mulai dari Rp9 juta hingga Rp160 juta.
Untuk menambah daya tarik, Doni juga menyiapkan empat sales promotion girl (SPG) yang berpakaian a la cowboy. Dengan menggunakan iPad, SPG mendata sapi-sapi yang terjual. Uniknya, meski sapi-sapi yang dijajakan berbau tak sedap, SPG menikmati pekerjaan yang mereka jalani.(TII)
http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/10/08/161260/Mal-Hewan-Qurban-Hadir-di-Depok/6
don't you remember by adele
When will I see you again?
You left with no goodbye,
Not a single word was said,
No final kiss to seal any scene,
I had no idea of the state we were in,
I know I have a fickle heart and a bitterness,
And a wandering eye, and heaviness in my head,
But don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,
When was the last time you thought of me?
Or have you completely erased me from your memory?
I often think about where I went wrong,
The more I do, the less I know,
But I know I have a fickle heart and a bitterness,
And a wandering eye, and a heaviness in my head,
But don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,
Gave you the space so you could breathe,
I kept my distance so you would be free,
And hoped that you'd find the missing piece,
To bring you back to me,
Why don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,
[another version says: "Baby, please remember you used to love me"]
When will I see you again?
You left with no goodbye,
Not a single word was said,
No final kiss to seal any scene,
I had no idea of the state we were in,
I know I have a fickle heart and a bitterness,
And a wandering eye, and heaviness in my head,
But don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,
When was the last time you thought of me?
Or have you completely erased me from your memory?
I often think about where I went wrong,
The more I do, the less I know,
But I know I have a fickle heart and a bitterness,
And a wandering eye, and a heaviness in my head,
But don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,
Gave you the space so you could breathe,
I kept my distance so you would be free,
And hoped that you'd find the missing piece,
To bring you back to me,
Why don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,
[another version says: "Baby, please remember you used to love me"]
When will I see you again?
Jumat, 05 Oktober 2012
liberty and glory
Band Nidji dapat proyek baru untuk mendukung klub sepakbola Manchester United. Ia pun mempersembahkan lagu 'Liberty & Victory' untuk klub asal Inggris tersebut.
Lagu tersebut sudah jadi sejak lama. Lalu mereka mendapat tawaran dari Mister Potato untuk memberikan sebuah lagu. Mereka pun bekerjasama dan memberikan lagu tersebut untuk mendukung Manchester United (MU) di Liga Inggris beberapa waktu lalu.
Sayangnya Manchester United tidak berjaya. Karenanya kesempatan Nidji untuk bertolak ke Inggris pun harus ditunda.
"Tadinya, mestinya bulan ini (ke Inggris). Tapi karena jaraknya tipis dengan Manchester City jadinya ditunda," ujar sang vokalis Giring ditemui di Plaza FX, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2012).
Ditanya apakah Giring suka MU, ternyata ia lebih mendukung Tim Nasional Indonesia. Tapi adakah terpikir Nidji pindah ke luar negeri dan berkarier di sana?
"Kalau misalnya Nidji bisa tanda tangan dengan label luar kita bisa pindah. Kita akan ajak keluarga-keluarga kita juga," jelasnya.
Detik.com
Lagu tersebut sudah jadi sejak lama. Lalu mereka mendapat tawaran dari Mister Potato untuk memberikan sebuah lagu. Mereka pun bekerjasama dan memberikan lagu tersebut untuk mendukung Manchester United (MU) di Liga Inggris beberapa waktu lalu.
Sayangnya Manchester United tidak berjaya. Karenanya kesempatan Nidji untuk bertolak ke Inggris pun harus ditunda.
"Tadinya, mestinya bulan ini (ke Inggris). Tapi karena jaraknya tipis dengan Manchester City jadinya ditunda," ujar sang vokalis Giring ditemui di Plaza FX, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2012).
Ditanya apakah Giring suka MU, ternyata ia lebih mendukung Tim Nasional Indonesia. Tapi adakah terpikir Nidji pindah ke luar negeri dan berkarier di sana?
"Kalau misalnya Nidji bisa tanda tangan dengan label luar kita bisa pindah. Kita akan ajak keluarga-keluarga kita juga," jelasnya.
Detik.com
Langganan:
Postingan (Atom)






